Monday, November 05, 2007

Putri Jail 03


"...seandainya setiap manusia diberi kemampuan melupakan kesalahan dan memaafkan seperti bayi, mungkin dunia bisa jadi tempat yang lebih baik...." (my partner)

Kalimat diatas, dibilang partner saya ketika suatu saat saya agak bete sama Putri Jail dan Putri Jail tetap riang mengoceh nggak karuan meskipun saya bete.
Saya agak 'tersodok' dengan omongan dia, maklum saya ini orang yang pendendam dan punya nafsu amarah yang lumayan besar....(meskipun lebih sarang ditahan-tahan...)
Selama ini saya menganggap bahwa mengalah itu merupakan salah satu ciri kelemahan seseorang, meskipun -entah dimana saya membacanya- justru kita perlu kekuatan yang cukup besar untuk mengalah dan memaafkan seseorang.

6 comments:

adit said...

Setuju roi, mengalah itu perlu kekuatan besar, terutama untuk meredam ego kita. Walau rasanya sebel, tapi biasanya kalau kita bisa meredam rasa ego diri, kita bisa melihat sesuatunya lebih objektif, dan menjadikan kita lebih bijak.

Anonymous said...

@adit
anak kecil ternyata bisa ngajarin banyak hal juga ya...

(roi)

Wazeen said...

ya mengalah memang butuh kekuatan yang tidak kecil, banyak orang yang kalah untuk mengalah, dan selamat bagi yang telah mengalah untuk menang, salam kenal dari saya :)

Anonymous said...

@wazeen
salam kenal juga :)

roi

Imponk said...

melupakan kesalahan orang lain itu sulit.

tapi saya tidak pernah berharap dunia baik hanya gara2 melupakan spt itu :D --terlalu sederhana.

Anonymous said...

@imponk
yah mengharapkan dunia menjadi baik emang muluk, tapi kalau mengharapakn dunia menjadi lebih baik dari pada kondisi saat ini karena kita saling memaafkan sepertinya memungkinkan.
lagipula, jangan pernah meremehkan kekuatan harapan lho...

(roi)