Thursday, March 08, 2007

lempeng


Lempeng (pembacaan e seperti pada lemper) adalah bahasa sunda yang berarti lurus, dia biasanya digunakan untuk menggambarkan denah menuju suatu tempat atau jalan. Atau juga sifat orang: acuh tak acuh. Mungkin karena lempeng ini saya terkadang sulit untuk mengekspresikan apa yang saya rasa.
Bencana terbakarnya pesawat garuda kemarin, membawa duka buat salah seorang rekan associate di kantor saya. Salah satu teman dekatnya dikabarkan menjadi korban yang meninggal dalam bencana tersebut. Nila mendapat kabar ketika kami sedang rapat mingguan. Ponselnya yang ditinggal di luar ruangan rapat beberapa berdering, hingga akhirnya Nila ke luar dari ruangan untuk menerima kabar sedih itu. Rapat ditunda sementara, untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Sebenarnya Nila sejak sejak pagi berusaha mendapatkan kabar tentang Morgan Mellish, rekannya yang meninggal dalam pesawat naas tersebut. Morgan Mellish adalah seorang jurnalis dari Australian Financial Review.
Nila sepertinya bukan orang yang gampang panik. Pagi kemarin, sembari mencari informasi tentang Morgan, dia masih terus melakukan pekerjaan kantor. Bahkan paginya sempat rapat untuk membahas salah satu proyek klien. Rutinitas harian kantor dia jalankan seperti biasa.
Meskipun demikian, emosinya cukup terkoyak ketika mendengar berita duka itu....
back to theme
Saat itu, asli, sepertinya saya tidak bisa melakukan sesuatu. Melihat teman saya dalam keadaan sedih, saya hanya terpaku tanpa bisa berbuat apa-apa. Pikiran saya saat itu adalah "yah, sepertinya masih ada rekan-rekan lain yang bisa lebih menghibur dia, ya sudah lah."
Saya tampak lempeng, biasa saja mendengar adanya berita duka buat Nila.
Tapi, the truth is, saya juga sedih. Gimana sih perasaan kita kalau melihat orang lain menangis? Apalagi orang itu adalah orang yang kita kenal, setiap hari bertemu, ngobrol, makan siang...
I just feel that I have to work on that, to communicate what I think and feel, properly.
Note: pagi ini saya juga mendengar bahwa salah satu korban pesawat garuda kemarin, juga merupakan saudara dari Head of Editor kantor kami.
(foto was taken from corbis with keyword: highway)

2 comments:

yodee said...

pembacaan "e" pada lemper itu gimana?

Anonymous said...

to yodee:
eeeeeeee
gimana ya, bingung gw juga. hihihi

(roi)